Tanjungpinang (Vnews.click) – Sejumlah daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat prestasi nasional dengan berhasil masuk dalam penilaian 197 kabupaten/kota berkinerja terbaik dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting tahun 2024.
Daerah tersebut adalah Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Natuna, yang dinilai mampu menunjukkan kinerja konsisten serta penguatan intervensi gizi dan non-gizi di wilayahnya.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri, Rohina, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras para kader, pemerintah daerah, dan seluruh mitra yang selama ini terlibat dalam percepatan penurunan stunting. Kepri menunjukkan bahwa sinergi lintas sektor dapat menghasilkan dampak nyata di lapangan,” ujar Rohina, Kamis (20/11/2025).
Pengakuan terhadap daerah-daerah di Kepri ini disampaikan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting 2025, yang dipimpin Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, selaku Ketua Pengarah TPPS Nasional.
Dalam kegiatan tersebut, Wapres menerima laporan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, mengenai tren nasional prevalensi stunting yang terus menurun.
Dalam arahan Rakornas, Wapres Gibran menegaskan pentingnya kerja kolaboratif pusat dan daerah.
Ia mengapresiasi capaian nasional yang berhasil menurunkan prevalensi stunting ke bawah 20 persen, melampaui proyeksi awal. Namun ia juga mengingatkan bahwa tantangan masih besar untuk mencapai target 14 persen pada 2029.
”Alhamdulillah ini atas arahan Bapak Presiden, kita berhasil menekan angka prevalensi stunting di 2024 menjadi 19,8 persen atau turun sebesar 357 ribu anak, dibandingkan tahun 2023. Ini angkanya di bawah atau lebih baik dari proyeksi Bappenas, yaitu 20,1 persen. Penurunan ini juga dibarengi dengan penurunan balita wasting, balita overweight, dan juga anemia pada ibu hamil,” ungkap Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming.
Wapres turut menyoroti sejumlah daerah yang mengalami penurunan signifikan, menekankan bahwa kepemimpinan daerah, kolaborasi lintas sektor, serta keterlibatan masyarakat, menjadi faktor penentu keberhasilan.
Capaian Kepri yang masuk daftar 197 daerah terbaik pun dianggap sejalan dengan prinsip tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Wapres Gibran didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Muhaji, menyerahkan secara simbolis Dana Insentif Fiskal (DIF) Tahun Berjalan 2025 kepada sepuluh pemerintah daerah, salah satu penerimanya adalah Kabupaten Bintan yang diterima langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan.
Pemberian Dana Insentif Fiskal ini diharapkan dapat mendorong percepatan penurunan stunting secara nasional.
Penetapan penerima DIF dilakukan berdasarkan sejumlah indikator kinerja yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan komitmen daerah dalam menurunkan prevalensi stunting. (Mis)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

