Tanjungpinang (Vnews.click) – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi gelombang tinggai akibat cuaca ekstrem di perairan Kepri.
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan berdasarkan prediksi BMKG cuaca ekstrem hujan deras disertai petir melanda wilayah Kepri pada tanggal 18-23 Maret 2025.
“Utamakan keselamatan dengan memperhatikan kondisi gelombang laut, karena sebagian besar warga Kepri bermata pencaharian sebagai nelayan,” kata Fazzli, Kamis (20/3/2025).
Fazzli menyebut dari data BMKG bahwa potensi gelombang tinggi di perairan Kepri saat ini mencapai ketinggian 1,5 hingga 4 meter.
Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di Perairan Batam, Bintan, Karimun, dan Lingga. Sementara gelombang 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Perairan Anambas dan Natuna.
Fazzli juga mengingatkan beberapa poin penting yang harus diperhatikan selama kondisi ekstrem ini berlangsung antara lain,
waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
Kemudian, perhatikan kondisi gelombang tinggi yang dapat membahayakan aktivitas pelayaran, serta selalu memantau pembaruan informasi cuaca dari sumber resmi, seperti BMKG.
Ia menambahkan setelah tanggal 23 Maret 2025, cuaca diprediksi akan berangsur membaik, dengan intensitas hujan menurun dan kondisi berawan mendominasi.
“Namun, tetap disarankan untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca dari sumber resmi, seperti BMKG, guna mendapatkan informasi terkini dan akurat,” pungkasnya. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

