Tanjungpinang (Vnews.click) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Riau (BPBD Kepri), menyampaikan, peristiwa puting beliung melanda Pulau Kasu, Batam, Sabtu (24/6/2023) dini hari.
Akibat kejadian ini, sebanyak 83 rumah warga Pulai Kasu mengalami rusak ringan, sedang hingga berat.
Menurut data BPBD Kepri, 83 rumah warga itu tersebar di RT03 sebanyak 34 unit rumah, dengan rincian 17 unit rusak ringan, 1 unit rusak sedang, dan 16 unit rusak berat.
Kemudian di RT02 sebanyak 5 unit rumah, meliputi 3 unit rusak ringan dan 2 unit rusak berat.
Selanjutnya di RT01 sebanyak 44 unit rumah, meliputi 12 unit rusak ringan, 5 unit rusak sedang, dan 27 unit rusak berat.
“Jadi, total terdampak 83 unit rumah, dengan rincian 32 unit rusak ringan, 6 unit rusak sedang, dan 45 unit rusak berat,” kata Kepala BPBD Kepri, Hasbi, Sabtu sore.
Setelah kejadian itu, katanya, BPBD Kepri menyiapkan bantuan sembako untuk 83 keluarga terdampak bencana alam puting beliung di Pulau Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam.
“Usai kejadian puting beliung, kami (BPBD) langsung gerak cepat mempersiapkan pasokan sembako untuk para korban,” kata Kepala BPBD Provinsi Kepri, Hasbi di Tanjungpinang, Sabtu.
Hasbi menyebut pihaknya mengupayakan bantuan sembako tersebut akan dikirim ke Pulau Kasu, Minggu (25/6), menggunakan transportasi kapal laut dari pelabuhan penyeberangan di Kecamatan Belakang Padang.
Paket sembako ini terdiri dari beras 10 kilogram, mi instan, sarden kaleng ukuran 425 gram, biskuit kaleng ukuran 650 gram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, susu bubuk ukuran 200 gram, hingga kornet daging ukuran 340 gram, box kontainer plastik ukuran 45 liter, dan ditambah 100 buah selimut.
BPBD Kepri juga bakal menurunkan tim kaji cepat pasca bencana guna mengecek nilai kerugian dan tingkat kerusakan rumah warga terdampak puting beliung.
“Setelah itu, baru bisa diambil langkah penanganan pasca bencana. Untuk tahap awal ini, kita bantu dulu kebutuhan dasar korban, seperti sembako,” ungkap Hasbi.
Disinggung mengenai perbaikan rumah rusak akibat puting beliung, menurut Hasbi, hal itu akan dikoordinasikan lebih lanjut apakah ditangani Pemprov Kepri atau Pemkot Batam.
“Intinya kita turun dulu ke lokasi kejadian dan melihat kondisi warga terkena puting beliung,” pungkas Hasbi. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

