Vnews.click, Tanjungpinang – Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Profesor Agung Dhamar Syakti, menyampaikan 72 persen kuota mahasiswa baru fakultas kedokteran di salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) itu diisi putera daerah setempat.
“18 dari total 25 kuota mahasiswa baru fakultas kedokteran UMRAH atau setara 72 persen berhasil diisi oleh putra daerah Kepri,” kata Rektor Agung di Tanjungpinang, Senin (6/4/2026).
Rektor UMRAH menyampaikan 25 mahasiswa baru tersebut diterima melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026.
Mereka berasal dari tujuh kabupaten/kota se-Kepri dan telah melalui proses seleksi dengan persyaratan yang sangat ketat, baik dari aspek akademik maupun rekam jejak prestasi.
“Hal itu dikuatkan lagi dengan posisi peringkat kedua dari 25 orang yang lolos SNBP fakultas kedokteran UMRAH diisi siswa asal Kabupaten Anambas,” ungkapnya.
Agung menyampaikan capaian tersebut merupakan langkah penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang kesehatan, khususnya dari Kepri.
Menurutnya 18 calon mahasiswa fakultas kedokteran itu merupakan putra daerah yang memiliki kualitas dan prestasi yang baik.
“Mereka adalah calon dokter masa depan yang diharapkan mampu mengabdi serta menjawab kebutuhan tenaga medis di Kepri,” ucapnya.
Lanjut Agung menyampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap putra daerah berprestasi, UMRAH juga membuka jalur afirmasi dengan kuota untuk dua orang terbaik dari masing-masing kabupaten/kota se-Kepri. Hal tersebut merupakan apresiasi khusus bagi calon mahasiswa terbaik di daerah.
Sebagai contoh, bagi calon mahasiswa peraih peringkat pertama asal Kota Tanjungpinang yang diterima di fakultas kedokteran UMRAH akan mendapatkan beasiswa penuh hingga menyelesaikan studi, dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh UMRAH dan Pemkot Tanjungpinang.
Rektor turut menambahkan Kepri yang merupakan wilayah kepulauan dengan karakteristik daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) masih menghadapi tantangan dalam pemerataan tenaga medis.
Keterbatasan jumlah dokter, distribusi yang belum merata, serta akses layanan kesehatan di wilayah pulau-pulau menjadi isu yang perlu segera diatasi.
“Melalui penerimaan mahasiswa kedokteran dari putra daerah, UMRAH diharapkan dapat berkontribusi dalam mencetak dokter-dokter yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki kedekatan sosial dan komitmen untuk kembali mengabdi di daerah asalnya,” pungkasnya. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

