KEPRI TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – Tim SAR Gabungan kembali melakukan operasi pencarian korban kapal kayu tanpa nama yang mengangkut 8 PMI ilegal tujuan Malaysia yang tenggelam di perairan Kabil, Batam, Kepri, Selasa (15/11/2022) kemarin.

 

Pada operasi pencarian hari keempat, Jumat (18/11/2022), Tim SAR Gabungan telah berhasil menemukan 6 korban, yang mana 5  korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung tak jauh dari lokasi kejadian. Sementara 1 korban ditemukan dalam kondisi selamat.

 

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Slamet Riyadi mengatakan 5 korban meninggal tersebut terdiri dari 3 laki-laki dan 2 perempuan.

 

Sedangkan 1 korban selamat bernama Raidah Ismail, perempuan berusia 46 tahun asal Aceh.

 

“Dengan demikian tersisa 2 korban yang belum ditemukan, terdiri dari 1 orang laki-laki dan  1 orang anak usia 3 tahun,” ungkap Slamet Riyadi.

 

Ia menyebut para korban meninggal belum diketahui identitasnya dan dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri di Batam.

 

Sebelumnya dijelaskan Slamet bahwa laporan kejadian kapal PMI ilegal tenggelam diterima dari Batam VTS, Selasa (15/11/2022), sekitar pukul 10.30 WIB.

 

Berdasarkan informasi, kapal tersebut mengalami kecelakaan atau terbalik saat berangkat dari Batam menuju Malaysia.

 

Setelah menerima informasi itu Tim SAR Gabungan meliputi Kantor SAR Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Pol Air Polda Kepri, Baharkam Polri, TNI AL, PLP Tanjunguban dan nasyarakat nelayan setempat langsung melaksanakan koordinasi dan pencarian terhadap korban.

 

“Operasi pencarian masih berlangsung,” pungkas Slamet. (Ham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *