KEPRI SOSIAL TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Pengurus Karang Taruna (Katar) Provinsi Kepri menegaskan penggalangan donasi beras dalam rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna bersifat sukarela.

Donasi tersebut tidak menetapkan nominal tertentu kepada organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.

Sekretaris Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Kepri, Said Muhammad Idris, mengatakan penggalangan donasi merupakan bagian dari kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya masyarakat maupun instansi yang ingin berpartisipasi dapat memberikan bantuan sesuai kemampuan.

“Ini sifatnya sukarela, bagi yang mau saja, yang tergugah saja, tidak ada paksaan,” kata Said Muhammad Idris, Selasa (22/9/2026).

Said menjelaskan adapun surat imbauan kepada OPD Pemprov Kepri yang sebelumnya disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kepri Misni selaku Ketua MPKT Karang Taruna itu ditujukan agar anggota Korpri yang ingin berpartisipasi dapat ikut memberikan donasi secara sukarela.

Namun demikian, saat ini penggalangan donasi beras dari OPD tersebut dihentikan sementara.

Keputusan ini diambil setelah sejumlah OPD menghubungi panitia untuk menanyakan mekanisme pengumpulan dan penyaluran bantuan.

Said juga mengatakan penghentian sementara dilakukan untuk memastikan mekanisme pendataan dan penyaluran bantuan dapat berjalan secara jelas. Hal ini sekaligus untuk menghindari munculnya persepsi yang keliru mengenai penggalangan donasi tersebut.

“Jadi untuk OPD sementara kita hold dulu, kita ingin memastikan mekanisme pendataan dan penyalurannya jelas, sehingga tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di lapangan,” ucapnya.

Said menyebutkan, bantuan yang telah terkumpul tetap akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Karang Taruna Kepri juga akan berkoordinasi dengan instansi pemerintah yang memiliki kewenangan dan data sosial masyarakat.

Koordinasi tersebut mencakup Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, kelurahan hingga perangkat RT dan RW.

Data dari instansi terkait nantinya digunakan untuk membantu memastikan penerima bantuan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Said menegaskan, Karang Taruna berperan dalam menjembatani pihak yang memberikan bantuan dengan masyarakat penerima manfaat.

Penyaluran bantuan juga akan melibatkan kader Karang Taruna hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Kita ingin bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” tutupnya.

Rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna tetap dilaksanakan sesuai agenda yang telah ditetapkan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari momentum peringatan hari ulang tahun Karang Taruna sekaligus mendorong kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Karena itu, pendataan dan koordinasi dengan pemerintah setempat penting dilakukan agar penyalurannya tepat sasaran,” pungkasnya. (Mis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *