Bintan (Vnews.click) – Sebanyak 323 rumah warga di Kabupaten Bintan mengalami kerusakan akibat angin kencang disertai hujan yang terjadi pada Selasa (17/9/2024) malam kemarin.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Bintan, Ramlah, Kamis (19/9/2024).
Menurut Ramlah angin kencang disertai hujan menyebabkan kerusakan material atap rumah warga.
“Bahkan ada atap rumah warga yang terangkat hingga terbang ke jalan akibat tertiup angin kencang,” kata Ramlah.
Ramlah menyatakan pihaknya sudah menyalurkan bantuan logistik secara bertahap kepada para korban angin kencang.
Ramlah menyebut bantuan yang diberikan berupa paket sembako seperti beras, gula, kopi, hingga mi instan, termasuk matras atau alas yang biasa digunakan untuk tidur kepada warga terdampak cuaca ekstrem.
Selain itu, katanya, saat ini tim gabungan dari BPBD, Dinas Perkim, dan PPUR Kabupaten Bintan masih menghitung nilai kerusakan dan kerugian yang dialami korban.
“Hal ini sebagaimana arahan Bupati Bintan Roby Kurniawan agar rumah-rumah warga rusak imbas cuaca ekstrem itu dapat segera dibantu,” ujar Ramlah.
Ramlah memaparkan warga yang rumahnya terdampak cuaca ekstem ini tersebar hampir di semua kecamatan di Kabupaten Bintan, antara lain Kecamatan Bintan Timur sembilan KK.
Kemudian, Kecamatan Teluk Bintan 30 KK, lalu Kecamatan Bintan Pesisir 32 KK, selanjutnya Kecamatan Bintan Utara 25 KK, dan Kecamatan Teluk Sebong 51 KK
Berikutnya, Kecamatan Gunung Kijang 28 KK, Kecamatan Sri Kuala Lobam 110 KK, Kecamatan Mantang 14 KK, dan Kecamatan Toapaya 22 KK.
“Totalnya ada sekitar 323 KK/rumah,” ungkap Ramlah.
Ramlah turut mengimbau warga lebih berhati-hati dan waspada munculnya awan Cumulonimbus yang dapat menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

