EKONOMI KEPRI PARIWISATA SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE Videos

Tanjungpinang (Vnews.click) – BPS mendata perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Kepulauan Riau (Kepri) selama periode Januari-Juni 2025 mencapai 2,1 juta perjalanan, atau naik 23,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 1,7 juta perjalanan.

Kepala BPS Kepri, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan jumlah perjalanan wisnus sepanjang periode Januari-Juni 2025 cukup fluktuatif, dengan angka tertinggi tercatat pada bulan April 2025 yaitu sebesar 483 ribu perjalanan.

“Batam tercatat sebagai kota dengan jumlah perjalanan wisnus tertinggi, baik sebagai daerah asal perjalanan maupun sebagai daerah tujuan pada periode Januari-Juni 2025,” kata Kepala BPS Kepri Margaretha Ari Anggorowati, Sabtu (2/8/2025).

Sementara berdasarkan daerah tujuan, kata kepala BPS, Kabupaten Bintan tercatat menjadi kabupaten dengan pertumbuhan jumlah perjalanan wisnus tertinggi pada Januari-Juni 2025, yaitu sebesar 44,63 persen atau mencapai 364 ribu orang.

Kemudian disusul Kota Tanjungpinang tumbuh 37,51 persen atau 389 ribu orang, lalu Kabupaten Karimun tumbuh 20,47 persen atau 245 ribu orang, kemudian Kabupaten Lingga tumbuh 24,35 persen atau 60 ribu orang, dan Kota Batam tumbuh 15,72 persen atau 995 ribu orang.

Sementara, Kabupaten Natuna mengalami penurunan kunjungan wisnus sebesar 21,65 persen atau 22 ribu orang.

“Pertumbuhan jumlah perjalanan terendah pada Januari-Juni 2025 adalah Kabupaten Anambas, yaitu 18,39 persen atau 20 ribu orang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, menyebutkan rata-rata belanja wisnus di daerah ini mencapai Rp2 juta per orang, terdiri dari makan-minum, transportasi hingga akomodasi seperti penginapan.

“Belanja wisnus itu dihitung dari mulai kedatangan di pintu masuk pelabuhan atau bandara di Kepri, sampai kepulangan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan, di Tanjungpinang, Minggu.

Hasan menyebut tahun ini jumlah kunjungan wisnus ke Kepri ditargetkan sebanyak 3,5 juta orang. Sementara realisasi kunjungan wisnus periode Januari-Mei 2025 sudah mencapai 1,7 juta orang.

Ia menyampaikan dengan target kunjungan wisnus 3,5 juta orang tahun ini, maka produk domestik regional bruto (PDRB) dari sektor kunjungan wisnus itu diperkirakan sebesar Rp7 triliun.

“Itu dihitung dari angka kunjungan 3,5 juta wisnus, lalu dikalikan dengan jumlah belanja rata-rata Rp2 juta per orang, hasilnya sekitar Rp7 triliun,” ujar Hasan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *