KEPRI SOSIAL TANJUNGPINANG

Tanjungpinang (Vnews.click) – Lurah Dompak, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Honggo Zulfika menyebut ratusan penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM di kelurahannya merasa sangat terbantu dengan adanya bantalan sosial pemerintah tersebut.

“Alhamdulillah, sudah tersalurkan 100 persen dari total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT BBM sebanyak 141 orang di Kelurahan Dompak,” kata Honggo di Tanjungpinang, Jumat (30/9/2022).

Hongga mengimbau kepada penerima agar bantuan tersebut dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membantu kebutuhan keluarga, serta tidak dipergunakan untuk membeli rokok, minuman keras, atau pulsa.

Menurutnya ada beberapa masyarakat Kelurahan Dompak yang belum dapat bantuan. Ia telah menyampaikan hal itu untuk diverifikasi oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tanjungpinang agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial satu sama lain.

“Sejauh ini, masih aman-aman saja,” ujar dia.

Honggo berterima kasih karena Pos Indonesia khususnya Cabang Kota Tanjungpinang karena telah menyalurkan BLT BBM hingga ke tingkat kelurahan.

Tiga metode penyaluran yang dilakukan Pos Indonesia dinilai cukup efektif, yaitu diserahkan di Kantor Pos, melalui komunitas, dan diantarkan langsung ke rumah KPM atau door to door.

Dulu, katanya, pembagian BLT hanya dipusatkan di Kantor Pos sehingga warga berdesakan dan berpotensi ricuh.

Honggo berharap BLT BBM dapat membantu mengurangi beban masyarakat serta meningkatkan taraf hidup sehingga nanti kehidupan mereka lebih baik dan tidak perlu menerima bantuan lagi.

“Jadi, bantuan dapat dialihkan kepada masyarakat tidak mampu lainnya,” ucap Honggo.

Upaya dan kerja keras petugas juru bayar Pos Indonesia berbuah manis. KPM yang menerima BLT BBM tersenyum bahagia menerima bantuan. Salah satunya adalah Syukur.

Ia mewakili adiknya Wahidir yang merupakan KPM disabilitas dan terdaftar sebagai penerima BLT BBM melalui Pos Indonesia.

“Saya mewakili adik saya yang disabilitas untuk menerima BLT BBM dan bantuan sosial sembako senilai Rp500 ribu. Petugas Pos yang datang ke rumah mengantarkan bantuan,” kata Syukur.

Syukur pun mengucapkan terima kasih karena bantuan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup Wahidir.

“Wahidir cacat sejak lahir hingga sekarang usianya telah 50 tahun lebih. Kami yang mengurusnya, mulai dari memandikan hingga memberi makan. Alhamdulillah, kami berterima kasih atas bantuan ini. Uang bantuan akan kami gunakan untuk keperluan makan sehari-hari, juga membeli pakaiannya,” kata Syukur.

KPM lanjut usia Saoiyah juga mengaku terbantu dengan BLT BBM dan bansos sembako yang disalurkan Pos Indonesia.

“Saya senang dan bersyukur bisa terima bantuan. Uang bantuan akan digunakan untuk membeli beras dan lauk. Terima kasih kepada pemerintah dan Pos Indonesia atas bantuan ini,” ucap Saoiyah. (Lus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *