KEPRI TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – sebanyak 100 nelayan asal Kabupaten Bintan, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) yang digelar oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam di Kantor Camat Bintan Timur, Kijang, Kabupaten Bintan, Sabtu (16/9/2023).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Anggota DPR RI, Cen Sui Lan sebagai mitra BMKG, yang selalu membantu program SLCN, khususnya di Kepri.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan, Sekolah Lapang Cuaca Nelayan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada nelayan, tentang pentingnya keselamatan saat mencari ikan di laut, dengan memahami informasi prospek perkiraan cuaca yang disajikan oleh BMKG.

Tak hanya memberikan pemahaman tentang keselamatan nelayan, BMKG juga memperkenalkan aplikasi INAWIS, yaitu aplikasi sistem informasi cuaca maritim interaktif yang dapat diakses melalui ponsel.

“Aplikasi ini menyediakan informasi daerah tangkapan ikan, sehingga dapat menjadi tombak informasi cuaca maritim yang dapat mendukung keselamatan dan kesejahteraan penggunanya termasuk nelayan,” ujar Guswanto.

Sementara itu, Anggota DPR RI Cen Sui Lan mendukung penuh kegiatan SLCN dan berharap aplikasi INAWIS dapat membantu nelayan dalam mencari ikan.

“Dengan adanya informasi dalam aplikasi tersebut, para nelayan dapat berlayar di laut dengan benar, sehingga hasil tangkapan nelayan lebih melimpah dan mengurangi resiko kecelakaan,” kata Cen Sui Lan.

Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo menyebut, program Sekolah Lapang Cuaca Nelayan merupakan kegiatan tahunan BMKG, yang dilaksanakan secara bergantian di setiap daerah di Indonesia, dalam upaya Pemerintah memberikan yang terbaik untuk nelayan.

“Di tahun 2023 ini saja, sudah ada 51 titik lokasi se Indonesia digelar kegiatan SLCN, dengan jumlah 5.100 peserta nelayan,” tutupnya.

Selain dihadiri oleh Anggota DPR RI Cen Sui Lan, turut juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Bintan, Kepala Basarnas Tanjungpinang, dan perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *