KEPRI PEMERINTAHAN TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan kepada Kontraktor Pelaksana pengerjaan renovasi Masjid Nur Ilahi Dompak, Kota Tanjungpinang, agar dapat mematuhi spesifikasi teknis dan standar kualitas yang disepakati. Hal ini disampaikan Nyanyang saat meninjau langsung pengerjaan tersebut, Rabu (2/9/2026).

“Jangan ganti-ganti spek yang tidak sesuai, ikuti standarnya yang telah disepakati, agar kualitas yang dihasilkan bermutu,” kata Nyanyang Haris Pratamura.

Wagub, Nyanyang, menjelaskan pengerjaan renovasi Masjid Nur Ilahi Dompak ini dialokasikan menggunakan anggaran sebesar Rp16 miliar. Fokus utama pekerjaan renovasi menara dan kubah perbaikan serta memperindah menara.

“Selain pengecatan juga penggantian kubah utama dengan bahan enamel, ” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPP) Kepri, Rodi Yantari, mengatakan pengerjaan renovasi Masjid Nur Ilahi Dompak selama enam bulan. Penyelesaian ditargetkan rampung pada bulan Desember 2026.

“Pengerjaan renovasi Masjid ini selama enam bulan, bukan Desember selesai, ” kata Rodi Yantari.

Rodi mengungkapkan, pengerjaan renovasi Masjid ini difokuskan pada penggantian seluruh pintu menggunakan kayu jati berornamen kuningan untuk menyesuaikan standar estetika masjid di kota-kota besar. Pembangunan kanopi di atas pintu guna melindungi material kayu jati dari cuaca sehingga biaya pemeliharaan lebih efisien.

“Pintunya nanti diganti dengan kayu jati kemudian dilapis kuningan. Serta dipasang kanopi sekeliling agar menjaga keawetan kayu pintu,”ucapnya.

Kemudian untuk akses masuk, ada pengalihan dan penataan ulang sisi pintu masuk utama ke arah timur. Selanjutnya, pemasangan keramik keliling yang belum tertutup penuh, dan pengecatan ulang seluruh bagian bawah bangunan.

Pekerjaan tahap selanjutnya, Beberapa item pekerjaan belum dapat diselesaikan pada tahap ini akibat keterbatasan anggaran. Selanjutnya akan dikerjakan secara bertahap, meliputi penataan lanskap (landscape) lingkungan masjid.

“Sekitar Rp10 miliar lagi untuk pekerjaan lanjutan meliputi penataan landscape dan lainnya,” katanya. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *