HUKUM KEPRI TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Satreskrim Polresta Tanjungpinang mengakui pihak forensik mengalami kesulitan dalam mengungkap kematian dari penemuan kerangka mayat di Perumahan Astana Mekar Jaya.

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Wamilik Mabel, mengatakan, sejauh ini baru dapat diketahui bahwa temuan kerangka manusia tersebut berjenis kelamin laki-laki.

Sedangkan untuk penyebab kematian dari jasad yang sudah tersisa tengkorak itu masih belum diketahui.

“Untuk usia diperkirakan 50 hingga 60 tahunan dengan tinggi sekitar 160 centimeter, dengan jenis kelamin laki-laki,” kata dia, saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2026).

Dari dugaan awal, kata Kasat, kemungkinan jasad tersebut sudah meninggal dunia selama 2 hingga 3 bulan lalu, karena hanya menyisakan tulang-belulang.

“Dokter mengalami kesulitan karena jasad hanya tersisa tulang saja,” ujarnya.

AKP Wamilik juga menambahkan hingga saat ini, belum ada pihak keluarga yang melaporkan adanya kerabat yang hilang dengan rentan waktu 3 hingga 4 bulan terakhir.

Pihaknya berharap jika ada keluarga yang merasa kehilangan keluarga, untuk segera melaporkan ke polisi.

“Kalau ada laporan, akan kita cocokan dengan data diri keluarga tersebut,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Warga di kawasan Kampung Mekar Jaya, Kilometer 8 atas, Kota Tanjungpinang, digegerkan dengan penemuan sosok diduga kerangka manusia, Senin (10/8/2026).

Kerangka manusia tersebut ditemukan di sekitar gudang penyimpanan air bersih, dengan posisi terlentang dan kondisinya telah mengering. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *