KEPRI

Vnews.click, Tanjungpinang – Pemko Tanjungpinang mengintegrasikan layanan cek kesehatan gratis (CKG) dan tracing atau penelusuran tuberkulosis (TB) di 87 titik, dengan sasaran 100 orang per titik.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Tanjungpinang, Rustam, mengatakan layanan ini meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, TB, serta pengambilan dahak dan rontgen. Kegiatan ini berlangsung mulai 9 September hingga 27 November 2026.

“CKG dan pengendalian TB menjadi dua program yang diprioritaskan pemerintah saat ini. Pemerintah menargetkan Indonesia bebas TB pada 2030,” kata Rustam, Kamis (10/9/2026).

Rustam juga menjelaskan pihaknya telah menggagas Gerakan Antar Warga Periksa TB (Gasak TB). Gerakan ini mendorong masyarakat membantu menemukan warga yang memiliki gejala atau berisiko tinggi TB agar segera menjalani pemeriksaan di fasilitas kesehatan.

Menurutnya penelusuran TB kemudian diintegrasikan dengan CKG dan Gasak TB guna mempercepat penemuan kasus. Kegiatan ini melibatkan dinas kesehatan, puskesmas, kecamatan, kelurahan, kader, tokoh masyarakat dan pihak terkait.

“Perkiraan kasus TB di Tanjungpinang dalam setahun mencapai 1.800 kasus, namun sampai saat ini baru 24 persen kasus yang bisa ditemukan, jadi masih cukup banyak yang harus kita cari,” ujar dia.

Sementara untuk cakupan CKG di Tanjungpinang, lanjut Rustam, baru mencapai 45 ribu orang dari target 120 ribu hingga akhir tahun ini.

Dalam beberapa bulan terakhir, pemeriksaan kesehatan gratis mencapai 800 hingga 1.000 orang per bulan.

Rustam menambahkan untuk menemukan warga yang berisiko TB, kader kesehatan juga akan melakukan penelusuran secara door to door.

Bagi warga yang memiliki gejala TB dapat segera menjalani pemeriksaan dan mendapat pengobatan hingga sembuh. (Mis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *