Vnews.click, Tanjungpinang – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad resmi menandatangani perjanjian pemberian pinjaman daerah senilai Rp400 miliar dengan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB).
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat pembiayaan pembangunan daerah di tengah keterbatasan fiskal atau APBD.
“Pinjaman ini untuk mendanai pembangunan infrastruktur di seluruh kabupaten/kota se-Kepri,” kata Ansar, Jumat (6/3/2026).
Ansar menjelaskan total ada 41 kegiatan strategis yang didanai melalui skema pinjaman daerah tersebut, mulai dari pembangunan jalan, jembatan hingga pelabuhan.
Selain itu, ada pula dua proyek besar yakni pembangunan Monumen Bahasa Pulau Penyengat dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib di Kota Tanjungpinang.
“Proyek-proyek tersebut akan segera dilelang, lalu masuk manajemen konstruksi dan pelaksanaan fisik,” ungkapnya.
Ansar menargetkan pengembalian pinjaman daerah Rp400 miliar dengan suku bunga 7,75 persen itu tuntas dalam kurun waktu tiga tahun atau hingga berakhirnya masa jabatan Gubernur Kepri dan Wakil Gubernur Kepri.
Pemprov Kepri berkomitmen menjaga stabilitas fiskal sambil memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai rencana. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

