KEPRI KESEHATAN TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Program Studi D3 Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun 2026 dengan membentuk Kelompok Peduli Diabetes di wilayah kerja Puskesmas
Tanjungpinang Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam dua tahap ini bertujuan membentuk kelompok
masyarakat yang mampu berperan aktif dalam upaya pencegahan, deteksi dini, dan
pengendalian Diabetes Melitus (DM).

Selain membentuk kelompok, program ini juga
diarahkan untuk membangun komitmen bersama terkait tugas dan fungsi kelompok,
meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai Diabetes Melitus, serta meningkatkan keterampilan anggota dalam melakukan skrining dan monitoring diabetes melalui pemeriksaan kadar glukosa darah secara mandiri.

Kegiatan hari pertama dilaksanakan pada 30 Juni 2026 di Posyandu Pepaya, wilayah
kerja Puskesmas Tanjungpinang Barat. Kegiatan diawali dengan pembentukan Kelompok Peduli Diabetes yang beranggotakan 20 orang, terdiri atas pasien Diabetes Melitus, keluarga pasien, serta kader kesehatan yang memiliki kepedulian terhadap upaya pencegahan dan pengendalian diabetes di masyarakat.

Peserta selanjutnya mendapatkan edukasi komprehensif mengenai Diabetes Melitus
yang meliputi pengertian, klasifikasi, penyebab, faktor risiko, pencegahan, hingga penanganan penyakit. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami pentingnya penerapan pola hidup sehat serta pemantauan kondisi kesehatan secara rutin.

Dalam kesempatan tersebut juga disepakati kepengurusan Kelompok Peduli Diabetes,
yaitu Ibu Roasih sebagai Ketua, Ibu Sri Rezeki sebagai Sekretaris, dan Ibu Sri Purwani
sebagai Bendahara.

Kepengurusan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak kegiatan kelompok secara berkelanjutan sekaligus menjadi mitra Puskesmas dalam mendukung program promotif dan preventif penyakit tidak menular, khususnya Diabetes Melitus.

Kegiatan pembentukan kelompok mendapat dukungan penuh dari Puskesmas Tanjungpinang Barat dan dihadiri langsung oleh Kepala Puskesmas Tanjungpinang
Barat, drg. Harry Prima Sukarni, sebagai bentuk sinergi antara institusi pendidikan dan
fasilitas pelayanan kesehatan dalam upaya pemberdayaan masyarakat.

Tahap kedua kegiatan dilaksanakan pada 16 Juli 2026 dengan fokus pada peningkatan keterampilan anggota kelompok. Seluruh peserta memperoleh pelatihan praktik pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan glukometer dan mengikuti
senam diabetes sebagai salah satu bentuk aktivitas fisik yang dianjurkan bagi
penyandang Diabetes Melitus.

Melalui praktik yang didampingi oleh tim dosen dan mahasiswa, seluruh anggota kelompok berhasil menguasai teknik pemeriksaan kadar glukosa darah secara mandiri.

Hasil pemeriksaan terhadap 20 peserta menunjukkan bahwa 9 orang berada pada kategori normal, 6 orang termasuk kategori prediabetes, dan 5 orang berada pada kategori diabetes.

Hasil ini menjadi gambaran awal kondisi kesehatan peserta sekaligus menjadi dasar untuk melakukan pemantauan kesehatan secara berkala melalui kegiatan kelompok.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Ns. Rima Novia Putri, M.Kep., Sp.Kep.MB,
menyampaikan bahwa pembentukan Kelompok Peduli Diabetes merupakan strategi pemberdayaan masyarakat agar pengendalian Diabetes Melitus tidak hanya bergantung pada pelayanan kesehatan, tetapi juga didukung oleh peran aktif pasien, keluarga, kader kesehatan, dan masyarakat.

“Melalui Kelompok Peduli Diabetes, kami berharap masyarakat memiliki wadah untuk
saling berbagi informasi, saling memotivasi, melakukan pemantauan kesehatan secara
rutin, serta membangun budaya hidup sehat guna mencegah komplikasi akibat Diabetes Melitus. Kelompok ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi contoh pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian penyakit tidak menular,” ungkapnya.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen Program
Studi D3 Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang yang diketuai oleh Ns.
Rima Novia Putri, M.Kep., Sp.Kep.MB, dengan anggota Purbianto, S.Kp., M.Kep., Sp.KMB dan Dewi Pusparianda, SST., MPH.

Kegiatan juga melibatkan enam mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan, yaitu Oktafrianty Narwan, Fakri Haikal
Ramadhani, Widya Febriyanti, Mutiara Rani Syahkillah, Nabila, dan Noversa Ajeng
Khairunnisa sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengabdian kepada
masyarakat.

Melalui terbentuknya Kelompok Peduli Diabetes ini, masyarakat di wilayah kerja
Puskesmas Tanjungpinang Barat diharapkan memiliki kemampuan yang lebih baik
dalam mengenali faktor risiko, melakukan deteksi dini, memantau kadar glukosa darah
secara mandiri, serta menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan.

Senam diabetes yang telah dilatihkan juga diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin kelompok sebagai sarana menjaga kebugaran sekaligus mengendalikan kadar glukosa darah.

“Kami tidak hanya memberikan pelatihan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga
menyiapkan video tutorial senam diabetes yang dapat diakses kapan saja oleh anggota kelompok maupun masyarakat. Video ini diharapkan menjadi panduan agar senam diabetes dapat dilakukan secara rutin, benar, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pengendalian kadar glukosa darah dan penerapan gaya hidup sehat,” jelas Ns. Rima Novia Putri.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara Poltekkes Kemenkes
Tanjungpinang, Puskesmas Tanjungpinang Barat, dan masyarakat dalam mewujudkan
pemberdayaan komunitas yang mandiri untuk mendukung pengendalian penyakit
tidak menular di Kota Tanjungpinang. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *