KEPRI KESEHATAN TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Provinsi Kepri Bambang Utoyo mencatat persentase Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit tersebut hingga saat ini telah mencapai 85 persen. Angka ini sudah di atas rata-rata BOR nasional yang sebesar 60-80 persen.

Direktur RSUD RAT Kepri, Dokter Bambang Utoyo, mengatakan tingginya BOR di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kepri tersebut seiring terjadinya peningkatan kunjungan pasien datang berobat dari waktu ke waktu, baik untuk pasien rawat inap maupun pasien rawat jalan dengan jumlah kunjungan mencapai 650 orang per hari.

“Jumlah tempat tidur pasien RSUD RAT Kepri sebanyak 204 buah, dengan tingkat keterisian pasien sekitar 85 persen atau 173 tempat tidur,” katanya, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya Pemprov Kepri mulai tahun ini akan membangun tambahan gedung poliklinik termasuk ruang ICU di RSUD RAT, dengan menambah sekitar 50 tempat tidur guna mengantisipasi lonjakan pasien ke depannya.

Selain itu, layanan IGD RSUD RAT juga meningkat signifikan dari melayani sekitar 50 pasien per hari, menjadi 120 pasien per hari.

Bambang menyampaikan pasien yang berobat di RSUD RAT Kepri didominasi keluhan penyakit dalam, seperti jantung, kanker dan saraf.

Sedangkan untuk tindakan operasi, lanjut dia, RSUD RAT lebih banyak melayani bedah umum dan ortopedi.

“Data Januari-Juni 2026, kita sudah melayani bedah umum 580 pasien, dan ortopedi 450 pasien,” ujar dia.

Bambang menambahkan RSUD RAT Kepri terus berbenah dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan pasien yang berasal dari tujuh kabupaten/kota se-provinsi tersebut.

Pemprov Kepri juga tengah melaksanakan pengerjaan revitalisasi gedung rumah sakit rujukan masyarakat itu, yang menyasar perbaikan atap plafon, toilet hingga pendingin ruangan (AC).

Sementara dari sisi peralatan medis, RSUD RAT mendapat perhatian penuh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan, yakni berupa program bantuan alat kesehatan penunjang layanan kesehatan masyarakat. (Lus)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *