Anggota Komisi XIII DPR RI Anisah Syakur. Foto: Biro Pemberitaan Parlemen.
DPR RI

VNews.click, Jakarta – Anggota Komisi XIII DPR RI Anisah Syakur menilai penting revitalisasi menyeluruh dan perombakan manajemen pengelolaan aset negara di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dan Kemayoran.

Politikus PKB itu berharap kedua kawasan ikonik tersebut tidak hanya diminati oleh warga lokal, tetapi juga menjadi daya tarik bagi masyarakat internasional.

“Kita ingin melakukan perombakan yang menyeluruh. Tidak hanya dibanggakan oleh bangsa Indonesia, tapi bagaimana orang luar negeri juga ikut memanfaatkan apa yang ada di GBK maupun Kemayoran. Untuk itu, infrastruktur harus layak, aman, dan nyaman,” ujar Anisah.

Demikian dikatakan Anisah Syakur dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Panitia Kerja atau Panja GBK dan Kemayoran, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Ditegaskannya, rencana hebat di atas kertas tidak akan terwujud tanpa pengelolaan oleh tenaga ahli yang profesional. Menyerahkan pengelolaan aset strategis kepada pihak yang bukan ahlinya akan membawa pada ketidakefisienan.

“Sesuatu rencana tanpa penataan dan pengelolaan yang profesional tidak mungkin terwujud. Perlu perombakan manajemen dengan menunjuk orang yang betul-betul ahli di bidangnya. Ada istilah, jika segala sesuatu diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancurannya. Kita butuh manajer yang kompeten untuk mengelola pembiayaan yang besar ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Anisah mengusulkan tiga langkah utama bagi Panja GBK dan Kemayoran, yakni revitalisasi sarana-prasarana, perbaikan manajemen secara total, serta peningkatan kualitas infrastruktur dengan melibatkan konsultan ahli.

“Tujuan kita adalah bagaimana aset ini bisa optimal dan bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara. Semangat perubahan ini harus kita wujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar tulisan,” pungkasnya.[Fas-VNews]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *