Bintan, Vnews.click – Sebanyak 349 kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Kabupaten Bintan sepanjang bulan Januari-April 2026.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bintan, Agus Ariyadi, mengatakan kasus karhutla awal tahun ini menunjukkan tren peningkatan signifikan bahkan di atas kejadian selama tahun 2025, yang sebanyak 258 kejadian. Sementara tahun 2024 sebanyak 259 kejadian, dan tahun 2023 sebanyak 327 kejadian.
“Karhutla 2026 tersebar di sepuluh kecamatan se-Bintan, bahkan sudah ditetapkan status darurat karhutla,” kata Ariyadi dalam dialog interaktif bersama masyarakat di Aula Kantor Lurah Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kamis (21/5/2026)
Ia memerinci sebaran karhutla didominasi di wilayah Kecamatan Bintan Timur 85 kejadian, lalu Kecamatan Gunung Kijang 80 kasus, dan Kecamatan Toapaya 77 kejadian, Kecamatan Bintan Utara 71 kejadian dan Kecamatan Teluk Sebong 14 kejadian
Kemudian, disusul Kecamatan Teluk Bintan 12 kejadian, Kecamatan Sri Kuala Lobam 4 kejadian, Kecamatan Mantang 3 kejadian, Kecamatan Bintan Pesisir 2 kejadian, dan Kecamatan Tambelan 1 kejadian.
Dia menyampaikan penyebab karhutla Bintan didominasi faktor non-alam atau ulah manusia, seperti membuang puntung rokok, membakar sampah sembarangan, serta membuka lahan kebun baru di tengah cuaca panas dan disertai angin kencang.
Melalui dialog tersebut, Ariyadi mengajak peran aktif seluruh elemen masyarakat di Bintan meningkatkan kewaspadaan guja meminimalisir kejadian karhutla di lingkungan masing-masing.
“Peran partisipatif perangkat RT, RW, Lurah, serta Camat sangat dibutuhkan untuk bersama-sama menjaga lingkungan saat musim pancaroba dan cuaca ekstrem yang tak menentu,” ucap Ariyadi.
Ia menambahkan BPBD Bintan gencar melakukan sosialisasi pencegahan serta penanggulangan karhutla kepada masyarakat, termasuk melalui media massa, media sosial hingga spanduk/baleho.
Upaya pencegahan karhutla melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, swasta hingga aparat TNI/Polri. (Mis)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

