Tanjungpinang (Vnews.click) – KPU Provinsi Kepri menyatakan pemilih pemula berusia 17 tahun menjadi salah satu fokus pendidikan politik menjelang musim Pemilu 2029.
Anggota KPU Kepri, Priyo Handoko, mengatakan, jumlah pemilih pemula mendominasi penambahan pemilih baru pada pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) semester II tahun 2025 yang mencapai 44.632 orang.
“Pemilih pemula ialah mereka yang berusia 17 tahun rentang 28 November 2025 sampai 18 Desember 2025 atau bertepatan dengan pleno PDPB semester II tingkat nasional,” kata Priyo, Jumat (12/12/2025).
Berbekal data PDPB tersebut, kata Priyo, KPU gencar melakukan sosialisasi dan edukasi politik yang menyasar para pemilih pemula, misalnya dengan mendatangi langsung satuan pendidikan tingkat SMP sampai SMA sederajat.
Priyo menyebut usai Pilkada Serentak 2024, Komisioner KPU Kepri rutin menjadi pembina upacara Senin pagi di sekolah-sekolah, dalam rangka memberikan pengarahan pentingnya peran pemilih pemula atau siswa dalam menentukan masa depan bangsa.
Dia menekankan generasi muda memiliki suara yang berharga dan harus digunakan secara cerdas dan bertanggung jawab.
“Menjadi pemilih pemula bukan hanya soal mencoblos di bilik suara, tetapi tentang memahami siapa yang layak dipilih dan bagaimana pilihan itu berdampak bagi kehidupan kita ke depan,” ujar Priyo .
KPU juga kerap mengajak para siswa untuk menjadi pemilih cerdas, yaitu pemilih yang memahami visi, misi, dan rekam jejak calon, bukan yang terpengaruh oleh iming-iming atau informasi yang menyesatkan.
Kesadaran berpolitik yang baik, menurutnya, dimulai dari kemampuan untuk berpikir kritis, menghargai perbedaan, dan menjadikan politik sebagai sarana membangun, bukan memecah belah.
Selain itu, Priyo turut menyinggung tentang bahaya hoaks, terutama di era digital saat ini. Ia mengingatkan agar para pelajar bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama menjelang pesta demokrasi.
“Melalui kegiatan ini, KPU Kepri berharap dapat menumbuhkan generasi muda yang sadar politik, anti hoaks, dan berkomitmen menjaga demokrasi yang bermartabat,” pungkasnya. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

