Vnews.click, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepri mengalami tunda bayar tahun anggaran 2025 yang mencapai Rp104 miliar.
Penjabat (Pj) Sekda Kepri, Luki Zaiman Prawira, mengatakan angka tunda bayar tersebut, merupakan hasil reviu dan perhitungan dari Inspektorat Pemerintah Daerah setempat.
“Tunda bayar itu tersebar di belasan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri,” kata Luki di Tanjungpinang, Kamis.
Luki menyebut saat ini Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) Pemprov Kepri tengah membahas skema pembayaran dana tunda bayar 2025, apakah dicicil atau dibayar secara keseluruhan.
Menurutnya penyelesaian tunda bayar tahun lalu juga harus menyesuaikan dengan kondisi arus kas (cashflow) keuangan daerah.
“TAPD masih menghitung dan realokasi anggaran guna menutupi beban tunda bayar 2025, termasuk berkoordinasi dengan BPKAD terkait ketersediaan anggaran tahun berjalan,” ujarnya.
Luki memastikan pelunasan tunda bayar 2025 menjadi prioritas Pemprov Kepri agar roda pembangunan dan perputaran ekonomi masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

