Tanjungpinang (Vnews.click) – Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Kepri selama bulan Januari hingga Juli 2025 mencapai 53 persen atau 901 miliar dari target Rp1,7 triliun.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan realisasi PAD itu bersumber dari dana transfer pusat ke daerah, pungutan jasa retribusi, pembagian dividen, serta pendapatan sah lainnya.
“Termasuk pajak kendaraan bermotor (PKB) yang selama ini menjadi penopang utama PAD Kepri,” kata Gubernur Ansar, Senin (4/8/2025).
Ansar menyebut Pemprov Kepri tengah berupaya mengoptimalkan sumber-sumber PAD lainnya, seperti pungutan retribusi alat, pajak air permukaan serta pajak air bawah tanah yang regulasinya tengah disusun secara maksimal.
Selain itu, lanjutnya, Pemprov Kepri melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) juga terus menggenjot PAD melalui program pemutihan pajak kendaraan bermotor mulai 1 Juli 2025 sampai 15 November 2025.
“Realisasinya sampai sejauh ini sudah mencapai Rp20 miliar,” ujar Ansar. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

