KEPRI PARIWISATA TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Dinas Pariwisata (Dispar) memastikan Provinsi Kepri tetap aman dan nyaman bagi wisatawan untuk berlibur di tengah isu pemadaman listrik hingga kabut asap yang belakangan terjadi.

“Kondisi yang terjadi belakangan ini tidak boleh mengurangi komitmen bersama untuk menjaga kepercayaan wisatawan,” kata Kepala Dispar Kepri, Hasan, Senin (19/10/2026.

Hasan menjelaskan gangguan kelistrikan akibat kondisi tidak terduga yang terjadi di Batam hingga Pulau Bintan selama dua 12-14 Oktober 2026, telah kembali normal.

Pihaknya mengapresiasi langkah cepat PLN Batam, pemerintah daerah, dan aparat keamanan yang berkoordinasi untuk memulihkan kondisi kelistrikan tersebut.

Sementara terkait kondisi kabut asap di sejumlah wilayah Kepri dalam sepekan terakhir, kata dia, merupakan kiriman dari luar daerah. Berbagai pemangku kepentingan terus berupaya menangani kabut asap.

“Hujan yang mulai turun di sejumlah wilayah diharapkan dapat membantu mengurangi kabut asap di Kepri,” ujar Hasan.

Meski demikian, Hasan mengingatkan pelaku industri pariwisata dan wisatawan tetap perlu memperhatikan kondisi lingkungan serta menjaga kesehatan.

Ia menekankan informasi mengenai situasi terkini harus disampaikan secara proporsional agar wisatawan dapat merencanakan perjalanan dengan baik dan mengambil langkah pencegahan yang diperlukan.

Selain itu, dia juga mengajak seluruh pelaku industri pariwisata di Batam, Bintan, Karimun, Tanjungpinang, serta kabupaten lainnya di Kepri untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan.

“Keramahan, keamanan, kenyamanan, dan kualitas layanan harus tetap menjadi prioritas agar Kepri senantiasa menjadi destinasi pilihan bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara,” ujarnya.

Hasan menyebut Kepri memiliki posisi strategis sebagai destinasi pariwisata, khususnya bagi pasar Asia Tenggara seperti Singapura dan Malaysia, serta wisatawan dari India, Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang.

Kedekatan geografis, konektivitas yang relatif terjangkau, serta beragam pilihan destinasi, akomodasi, dan kuliner menjadi keunggulan yang perlu terus diperkuat.

Karena itu, ia mengajak wisatawan untuk tetap menikmati beragam pilihan wisata di Kepri, mulai dari Batam, Bintan, Karimun, Tanjungpinang, Lingga, Natuna, hingga Kepulauan Anambas.

Bagi wisatawan yang ingin beraktivitas di dalam ruangan, tersedia pilihan wisata seperti Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), wellness tourism, pusat perbelanjaan, serta wisata kuliner.

Namun demikian, wisatawan tetap perlu memperhatikan informasi kondisi terkini dan menjaga kesehatan selama beraktivitas.

Pilihan tersebut dapat menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin tetap beraktivitas dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan.

“Wisatawan juga diimbau menggunakan masker apabila diperlukan, khususnya ketika kualitas udara belum sepenuhnya membaik,” ujar Hasan.

Hasan menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga kenyamanan wisatawan tidak hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga seluruh pelaku usaha dan pemangku kepentingan pariwisata.

Pelayanan yang ramah, informasi yang jelas, transportasi yang aman, serta kesiapan petugas di pintu-pintu masuk menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman berwisata yang positif.

Ia menyampaikan apresiasi kepada unsur Customs, Immigration, Quarantine, and Port Authority (CIQP), serta asosiasi dan pelaku industri pariwisata, termasuk ASITA, PHRI, HPI, pramuwisata, dan penyedia jasa transportasi pariwisata yang terus mendukung pelayanan kepada pengunjung, terutama wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara.

“Kami berharap koordinasi dan kualitas pelayanan terus diperkuat agar setiap wisatawan yang datang ke Kepri merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pengalaman berwisata yang baik,” tutup Hasan. (Lus)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *