Vnews.click, Batam – Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Dinkes Kepri) mengatakan seorang warga Batam yang sebelumnya disebut sebagai suspek super flu, ternyata diduga terkontaminasi Middle East Respiratory Syndrome Coronvirus (MERS-Cov).
“Hasil pemeriksaan lab spesialis paru di Batam, warga bersangkutan ialah suspek atau terduga MERS-Cov. Bukan suspek super flu,” kata Kepala Dinkes Kepri, Bisri, Jumat (16/1/2026).
Bisri menjelaskan MERS-CoV merupakan virus yang menyebabkan penyakit pernapasan serius, yang banyak ditemukan di negara-negara Timur Tengah, seperti Arab Saudi.
Menurutnya warga paruh baya tersebut diduga terkontaminasi virus MERS seusai pulang melaksanakan ibadah Umroh di Arab Saudi.
“Saat ini, warga dimaksud masih menjalani perawatan di Batam, dengan gejala seperti sesak nafas, nyeri hingga mual-mual,” ujar Bisri.
Selain itu, kata Bisri, pihaknya juga sudah mengambil sampel suspek MERS-Cov di Batam dan akan dikirim ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Jakarta guna pemeriksaan lebih lanjut.
Bisri turut mengimbau masyarakat tidak khawatir berlebihan dengan adanya penyakit super flu yang belakangan merebak ke sejumlah wilayah di Indonesia. Berdasarkan catatan Kemenkes, ada sekitar 62 kasus super flu per Desember 2025.
Masyarakat dapat melakukan upaya pencegahan super flu dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta mematuhi protokol kesehatan apabila menderita flu, seperti menggunakan masker saat berinteraksi dengan orang lain.
Selain itu, masyarakat diimbau menjaga ketahanan tubuh dengan makan makanan bergizi, lalu istirahat yang cukup, serta beraktifitas fisik secara teratur dan terukur.
“Super flu ini sama dengan sakit flu biasa. Cuma gejalanya sedikit lebih berat. Orang-orang dengan daya tahan tubuh kuat, tak akan terjangkit flu,” ujar Bisri.
Bagi warga yang mengalami gejala flu berat ditambah demam tak turun dalam tiga hari dan disertai sesak nafas, diharapkan segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk dilakukan pemeriksaan secara klinis. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

