Vnews.click, Tanjungpinang – Selain menjual beras SHPP atau medium, Bulog Tanjungpinang mulai menjual dua merek beras premium baru kemasan 5 kilogram di pasaran, yaitu Setra Ramos dan Punokawan.
Kepala Cabang Bulog Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, mengatakan beras premium tersebut diproduksi sendiri unit usaha Bulog Befood di Pulau Jawa.
“Beras ini mulai dijual di Tanjungpinang akhir Desember 2025. Kualitas berasnya pulen dan sedang,” kata Arief, Rabu (28/1/2026).
Dia menyebut di Kepri, beras premium Bulog itu baru dijual di 3 wilayah, yakni Pulau Bintan (Tanjungpinang-Bintan), lalu Batam dan Karimun.
Masing-masing wilayah mendapatkan kuota awal beras premium sebanyak 24 ton dari pusat. Harganya dibanderol Rp74 ribu per lima kilogram, atau di bawah harga eceran tertinggi (HET) Rp77 ribu.
Sementara untuk 3 wilayah lainnya, yaitu Lingga, Anambas dan Natuna, belum terdapat beras premium Setra Ramos maupun Punokawan.
“Kita belum bisa menjual beras premium Bulog di 3 daerah pulau itu, karena biaya pengiriman melalui jalur laut yang tinggi, sehingga sulit menentukan harga eceran tertingginya,” ujarnya.
Arief melanjutkan antusiasme masyarakat Tanjungpinang dan Bintan cukup tinggi, dengan kehadiran beras premium Setra Ramos dan Punokawan. Selama kurang lebih tiga minggu, sudah 16 ton yang terjual dari stok awal 24 ton.
Dalam memasarkan beras premium tersebut, menurut Arief, bulog harus bersaing dengan merek beras premium lainnya yang terlebih dahulu dijual di pasaran.
“Namanya juga merek baru. Tentu butuh promosi dan pengenalan dulu kepada konsumen,” ungkapnya.
Arief menambahkan beras premium bulog sudah dipasarkan di Rumah Pangan Kita (RPK) mitra Bulog Tanjungpinang, toko sembako hingga retail modern. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

