Vnews.click, Tanjungpinang – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tetap menyoroti persoalan utang, walaupun telah memberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) hasil pemeriksaan keuangan tahun 2025.
Dalam Rapat Paripurna dengan agenda penyampai hasil laporan pemeriksaan keuangan Pemprov Kepri di DPRD Kepri, BPK menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari utang Rp17,13 miliar, perencanaan APBD yang dinilai belum matang, hingga pengelolaan aset daerah yang belum optimal.
Anggota II selaku Pimpinan II BPK RI, Daniel Lumba Tobing, memberikan beberapa catatan mengenai perencanaan pendapatan dan belanja APBD Kepri tahun 2025 yang dinilai belum memperhatikan kemampuan keuangan daerah secara matang.
Kondisi tersebut, kata dia juga diperparah oleh gangguan keuangan akibat pinjaman jangka pendek yang meninggalkan utang sebesar Rp17,13 miliar.
”Belum memiliki dasar yang andal dan terukur,” kata Daniel, saat menyampaikan laporan pemeriksaan, Senin (22/6/2026).
Selain masalah anggaran, BPK RI juga menyoroti optimalisasi pendapatan daerah dan pengelolaan aset fisik. Dimana Pemprov Kepri dinilai belum optimal dalam mengukur retribusi daerah sehingga kehilangan potensi pemanfaatan ruang milik pemprov.
“Serta ditemukan adanya kekurangan volume dan spesifikasi teknis pada belanja modal yang membuat aset tetap tidak sesuai draf,” sebutnya.
Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan opini WTP ke-16 tersebut merupakan instrumen penting untuk terus membenahi kualitas tata kelola keuangan daerah.
”Hasil ini bukan semata sebagai evaluasi, tapi instrumen penting memperbaiki tata kelola keuangan daerah,” ujar Ansar..
Ia memastikan, Pemprov Kepri akan segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi dan saran evaluasi yang diserahkan oleh BPK RI agar kesalahan serupa tidak terulang di masa mendatang.
Dirinya berharap kerja sama yang transparan tersebut dapat terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat Kepri.
”Kami akan lanjutkan saran dari BPK sesuai tepat waktu dan aturan yang berlaku, semoga sinergi yang baik ini dapat terus berjalan,” pungkasnya. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

