Tanjungpinang (Vnews.click) – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyatakan pihaknya sudah mengajukan dana bantuan senilai Rp30 miliar kepada Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) RI untuk proyek pembangunan Monumen Tugu Bahasa di Pulau Penyengat di Kota Tanjungpinang.
Gubernur menyatakan usulan itu sudah disampaikan secara langsung ke Menteri Kebudayaan Fadli Zon untuk dialokasikan pada tahun anggaran 2026.
“Alhamdulillah, Pak Menteri merespon baik usulan kami, mudah-mudahan dapat terealisasi di tahun depan,” kata Gubernur Ansar, Sabtu (19/7/2025).
Ansar menyebut total kebutuhan anggaran Monumen Tugu Bahasa itu sekitar Rp90 miliar, di mana sekitar Rp25 miliar bakal dianggarkan pada APBD Kepri, sementara sisanya sekitar Rp65 miliar mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat, salah satunya melalui Kemenbud.
Ansar optimistis mampu merealisasikan pembangunan Monumen Tugu Bahasa mulai tahun 2026.
Menurut Ansar pembangunan monumen bahasa itu sangat dibutuhkan, karena sebagai identitas dalam melestarikan budaya dan menjaga sejarah yang telah terukir di Bumi Melayu tersebut.
Sejarah yang dimaksud Ansar adalah perjuangan tokoh paling terkenal, yaitu seorang intelektual dan penulis kesultanan Riau-Lingga pada abad ke-19 yang juga salah satu Pahlawan Nasional dari Kepri Raja Ali Haji.
“Raja Ali Haji telah berkontribusi besar dalam menyatukan bangsa melalui hadirnya Bahasa Indonesia yang cikal bakalnya melalui karya Gurindam 12 pada tahun 1847 dan kitab pengetahuan bahasa pada tahun 1858,” ungkapnya.
Ansar menambahkan monumen yang akan dibangun itu pun menjadi penanda bahwa asal-usul Bahasa Indonesia itu berasal dari Pulau Penyengat.
Ia yakin keberadaan monumen ini pun diyakini bakal menambah daya tarik wisatawan dalam maupun luar negeri datang ke Pulau Penyengat. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

