KEPRI KESEHATAN TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Tanjungpinang, mendorong alumni untuk menjadi wirausaha di bidang kesehatan atau Healthpreneur melalui Start Up Komunitas Teman Alumni Kesehatan Indonesia (KATA HATI).

“Kita ingin alumni Poltekkes tidak hanya berkarier sebagai tenaga kesehatan, tetapi mampu mengembangkan potensi kewirausahaan di bidang kesehatan,” kata Direktur Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, Purbianto, Rabu (19/8/2026).

Purbianto juga menyambut positif pembentukan komunitas KATA HATI yang digagas tim dosen pengabdian masyarakat Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, sebagai sebuah inovasi berkelanjutan bagi alumni maupun calon alumni.

Komunitas tersebut menjadi wadah untuk berkumpul, berbagi informasi peluang usaha, bertukar pengalaman, dan membangun jejaring antaralumni.

Ia berharap keberadaan KATA HATI dapat membuka wawasan bagi alumni untuk mengembangkan kewirausahaan setelah lulus dari pendidikan.

“Melalui komunitas ini, alumni diharapkan tidak hanya menjadi pencari peluang kerja, melainkan ikut menciptakan peluang usaha dan memberikan layanan maupun produk kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Direktur Poltekkes.

Sementara, Dosen Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang yang juga Ketua Tim Start Up KATA HATI Rahmadona menyampaikan pihaknya telah mengidentifikasi alumni yang telah memiliki usaha sekaligus menggali kebutuhan dan tantangan alumni dalam mengembangkan kewirausahaan melalui Focus Group Discussion (FGD) pada 25 Juni 2026.

Kegiatan itu, kata dia, menyasar 20 alumni dari bidang Kebidanan, Keperawatan, dan Kesehatan Lingkungan.

Hasil FGD tersebut, kemudian menjadi dasar pelaksanaan pelatihan pada 14 Juli 2026 di Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang. Pelatihan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang, serta tim Proud Kepri Production and Branding House.

Materi pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan alumni, meliputi regulasi dan legalitas usaha, perizinan, pengembangan layanan homecare kesehatan, produk UMKM, serta strategi branding dan promosi usaha.

Selain pelatihan, lanjut dia, tim pengabdian memfasilitasi pengembangan website komunitas KATA HATI sebagai media untuk memperluas jejaring, berbagi informasi, dan mempromosikan usaha alumni.

Platform ini diharapkan dapat menghubungkan lebih banyak alumni sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas bidang kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, alumni diharapkan mampu mengembangkan usaha secara lebih profesional sekaligus tetap berlandaskan kompetensi di bidang kesehatan,” pungkasnya. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *