Tanjungpinang (Vnews.click) -Tim SAR Gabungan kembali melakukan operasi pencarian korban kapal kayu tanpa nama yang mengangkut 8 PMI ilegal tujuan Malaysia yang tenggelam di perairan Kabil, Batam, Kepri, Selasa (15/11/2022) kemarin.
Hingga operasi pencarian hari ketiga, Kamis (17/11/2022), Tim SAR Gabungan telah berhasil menemukan 5 korban, yang mana 4 korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi jasad mengapung tak jauh dari lokasi kejadian. Sementara 1 korban ditemukan dalam kondisi selamat.
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Slamet Riyadi, mengatakan, 4 korban meninggal tersebut terdiri dari 2 laki-laki dan 2 perempuan.
Sedangkan 1 korban selamat bernama Raidah Ismail, perempuan berusia 46 tahun asal Aceh.
“Dengan demikian tersisa 3 korban yang belum ditemukan, terdiri dari 2 laki-laki, 1 perempuan, dan 1 anak berusia 3 tahun,” ungkap Slamet Riyadi.
Ia menyebut para korban meninggal belum diketahui identitasnya dan sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri di Batam.
Sebelumnya dijelaskan Slamet bahwa laporan kejadian kapal PMI ilegal tenggelam diterima dari Batam VTS, Selasa (15/11/2022), sekitar pukul 10.30 WIB.
Berdasarkan informasi, kapal tersebut mengalami kecelakaan atau terbalik saat
berangkat dari Batam menuju Malaysia.
Setelah menerima informasi itu Tim SAR Gabungan meliputi Kantor SAR Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Pol Air Polda Kepri, Baharkam Polri, TNI AL, PLP Tanjunguban dan nasyarakat nelayan setempat langsung melaksanakan koordinasi dan pencarian terhadap korban.
“Operasi pencarian dihentikan dulu. Besok akan kita lanjutkan lagi,” pungkas Slamet. (Ham)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

