KEPRI POLITIK TANJUNGPINANG

Tanjungpinang (Vnews.click) – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, kembali melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di depan Kantor Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Pulau Dompak, Tanjungpinang, Selasa (13/9).

Puluhan mahasiswa tersebut sudah berada di depan kantor gubernur sejak pukul 09.50 WIB dengan membawa atribut-atribut penolakan kenaikan harga BBM.

Bahkan hujan deras dan petir tak menyurutkan massa aksi untuk menyuarakan aspirasi mereka kepada Pemprov Kepri.

Para mahasiswa juga tampak memaksa masuk ke dalam kantor gubernur dengan cara merusak barigade kawat berduri yang telah dipasang oleh petugas kepolisian.

Sampai berita ini dimuat, massa aksi masih melakukan unjuk rasa sambil duduk di depan kawat berduri di tengah guyuran hujan.

Mahasiswa menuntut dan menolak kenaikan harga BBM dan meminta Pemprov Kepri menyampaikan aspirasi itu kepada Pemerintah Pusat.

“Kami minta harga BBM segera turun karena saat ini dampaknya sangat terasa bagi warga Kepri, misalnya harga bahan pokok dan transportasi laut jadi ikut naik,” kata seorang mahasiswa dalam orasinya.

Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat Polresta Tanjungpinang. (Lus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *