KEPRI

Tanjungpinang (vnews.click) – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) memaklumi ketidakhadiran Wakil Gubernur Marlin Agustina pada acara syukuran 1 tahun kepemimpinan keduanya di aula Wan Sri Beni, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Selasa (1/03/2022).

Ansar mengaku tidak tahu pasti sebab Wagub Marlin tidak hadir dalam acara tersebut. 

Ia memastikan sudah menyurati dan meminta wakilnya itu agar dapat hadir bersama-sama menghaturkan rasa syukur sekaligus menyampaikan evaluasi dan capaian kinerja selama perjalanan 1 tahun kepemimpinan Ansar-Marlin di hadapan para pejabat dan Forkopimda Kepri, hingga tetamu undangan yang hadir dalam kesempatan tersebut.

“Beliau tak ada konfirmasi ke kita, mungkin sedang sibuk, makanya berhalangan hadir,” kata Gubernur Ansar.

Namun demikian, Ansar menyatakan tidak kecewa sama sekali atas ketidakhadiran Wagub Marlin, sekaligus menegaskan bahwa hubungan keduanya tetap harmonis.

Meskipun dalam beberapa kesempatan, keduanya jarang tampak bersama. Menurut Ansar, hal itu dikarenakan ia dan Marlin sudah punya tupoksi masing-masing 

“Pemprov Kepri tetap berjalan seperti biasanya. Hubungan kami baik-baik saja,” ucap Ansar.

Sementara itu, Ansar menyampaikan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan selama satu tahun memimpin Kepri, di antaranya fokus penanganan pandemi COVID-19 dan dampak sosial ekonomi masyarakat.

Kemudian, mengawal angka inflasi Kepri yang masih tinggi dipicu kenaikan biaya industri, dan ditambah kenaikan harga tiket pesawat.

“Kami akan menyurati Kemenhub agar menurunkan harga tiket pesawat, karena sangat berdampak terhadap inflasi Kepri,” ujar Ansar.

Selain itu, Ansar juga komitmen memacu pertumbuhan investasi agar dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal, mengingat angka pengangguran di daerah tersebut masih tinggi, yaitu di angka 9,91 persen atau melampaui nasional.

Demikian pula dengan angka kemiskinan yang tergolong tinggi di Kepri, yakni mencapai sekitar 137 ribu orang.

“Tapi tren angka pengangguran dan kemiskinan saat ini cenderung menurun,” ujar Ansar.

Namun, di sisi lain Ansar mengklaim beberapa capai kinerjanya satu tahun ini sudah melebih target di dalam RPJMD. 

Dia pun mengakui belum bisa mewujudkan semua janji-janji politiknya selama satu tahun pertama ini, namun Ansar terus berkomitmen mewujudkan pemerataan pembangunan dan  ekonomi di Kepri mulai 2022 ini.

“Harus diakui, kita belum bisa memenuhi hasrat semua orang. Mohon dukungan semua lapisan warga agar kami bisa memajukan daerah Kepri tercinta sampai akhir masa jabatan nanti,” demikian Ansar. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *