KEPRI SOSIAL TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyebutkan pemadaman bergilir listrik di setempat sejak Senin (12/10/2026) disebabkan adanya gangguan pada dua unit pembangkit listrik yang ada di Kota Batam.

Menurut Lis gangguan tersebut menyebabkan suplai listrik ke Tanjungpinang terganggu, hingga harus dilakukan pemadaman bergilir.

“Atas nama Pemkot Tanjungpinang, saya mohon maaf atas ketidaknyamanan dan gangguan aktivitas masyarakat akibat pemadaman listrik bergilir. Saya telah mengonfirmasi secara langsung, dan proses pemulihan dua mesin pembangkit di Batam hampir selesai,” kata Lis, Rabu (14/10/2026).

Wali kota menjelaskan bahwa mesin pembangkit listrik di Tanjungpinang berkapasitas 37 Megawatt, dan hanya mampu menyuplai 30 persen beban kebutuhan listrik di Pulau Bintan, menyelimuti Bintan dan Tanjungpinang.

Sementara beban normal rata-rata kebutuhan Tanjungpinang dan Bintan sebesar 45 Megawatt.

“Selebihnya pasokan listrik untuk memenuhi beban Bintan dan Tanjungpinang disuplai dari Batam,” ujar Lis.

Wali Kota Tanjungpinang juga membantah isu-isu negatif yang berkembang di tengah-tengah masyarakat terkait pemadaman total (blakcout) di Batam, Tanjungpinang dan Bintan.

Ia menegaskan tidak ada unsur kesengajaan atau dugaan negatif yang masif dibicarakan di komunitas-komunitas masyarakat.

“Untuk sementara dilakukan pemadaman bergilir, dan saya ikut merasakan kesulitan masyarakat hingga pelaku usaha. Semoga perbaikan dua unit mesin pembangkit di Batam dapat diselesaikan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal,” pungkas Lis. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *