KEPRI KESEHATAN TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Satuan Tugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Satgas SPPG) Kepri terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan seluruh proses penyelenggaraan program berjalan sesuai dengan standar keamanan pangan, kualitas pelayanan, serta ketentuan tata kelola yang telah ditetapkan.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Satgas SPPG Kepri secara berkala melakukan evaluasi terhadap operasional dapur SPPG, termasuk sppg yang tidak memenuhi standar ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN) pusat, maka terpaksa dibekukan sementara atau disuspend.

Ketua Satgas SPPG Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyampaikan berdasarkan hasil pengawasan di lapangan, terdapat 16 SPPG di Kepri yang terpaksa dibekukan sementara.

“Pembekuan sementara ini salah satunya disebabkan oleh belum terpenuhinya sertifikat laik higiene sanitasi atau SLHS, yang merupakan syarat mutlak demi menjamin keamanan pangan siswa, serta mencegah terjadinya kasus makanan tidak higienis atau keracunan,” kata Nyanyang, Senin (5/10/2026).

Selain itu, Satgas SPPG Kepri juga memperkuat pengawasan melalui pemeriksaan langsung di lapangan untuk memastikan penerapan standar operasional prosedur berjalan sesuai ketentuan.

Satgas juga berharap belasan SPPG yang disuspend tersebut dapat segera mengurus dan melakukan perbaikan, demi menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi penerima manfaat program MBG.

“Kalau sudah memenuhi ketentuan BGN, baru bisa beroperasi kembali,” tutup Nyanyang. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *