KEPRI SOSIAL TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Badan Pusat Statiastik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Provinsi Kepri pada Maret 2026 turun 3,3 ribu orang dibandingkan September 2025, yaitu dari 114,55 ribu orang (4,26 persen) menjadi 111,22 ribu orang (4,09 persen).

“Jika dibandingkan September 2025, penduduk miskin di Kepri juga turun sebanyak 6,06 ribu orang,” kata Plt Kepala BPS Kepri Margaretha Ari Anggorowati di Tanjungpinang, Kamis.

Margaretha menyampaikan selama periode September 2025 hingga Maret 2026, jumlah
penduduk miskin di daerah perkotaan maupun perdesaan tercatat mengalami penurunan.

Ia memerinci penduduk miskin di perkotaan turun dari 94,77 ribu orang, menjadi 91,68 ribu orang. Sedangkan penduduk miskin di perdesaan turun dari 19,79 ribu orang, menjadi 19,54 ribu pada Maret 2026.

BPS Kepri juga mendata garis kemiskinan selama September 2025 sampai Maret 2026 naik sebesar 2,39 persen, yaitu dari Rp870.738 per kapita per bulan menjadi Rp891.524 per kapita per bulan.

Garis kemiskinan digunakan sebagai suatu batas untuk mengelompokkan penduduk
menjadi miskin atau tidak miskin.

“Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan,” pungkasnya. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *