KEPRI PEMERINTAHAN TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, berencana memindahkan 150 pegawai RSUD Raja Ahmad Thabib (RAT) untuk mengurai kepadatan di area pelayanan publik tersebut.

“Kalau pagi itu campur aduk seperti pasar, PNS sama PPPK hampir 1.000 orang, belum lagi pasien yang mendaftar,” kata Ansar Ahmad, Jumat (17/4/2026).

Ansar menyebut langkah strategis tersebut diambil karena kondisi ruang pendaftaran saat ini dinilai terlalu sesak akibat penumpukan ribuan staf dan pasien.

Selain pembenahan manajemen, RSUD RAT Kepri kini juga telah memiliki layanan medis canggih seperti pemasangan ring jantung tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Kemajuan teknologi cath lab ini didukung penuh oleh Kementerian Kesehatan guna memastikan warga Kepri mendapatkan penanganan jantung terbaik secara cepat.

“Mau pasang ring jantung tidak usah lagi keluar, dokter kita juga sudah bagus-bagus di sini,” ucapnya.

Sementara, Direktur RSUD RAT Kepri, Bambang Utoyo, mengungkapkan, saat ini total pegawai rumah sakit mencapai sekitar 960 orang.

Jika ditambah dengan petugas keamanan dan tenaga kebersihan, jumlah personel yang dikelola kini telah melampaui angka 1.000 orang.

Menurut Bambang, manajemen sedang melakukan penataan ulang pegawai untuk mengurai kepadatan melalui mekanisme redistribusi, bukan pengurangan tenaga kerja.

Fokus utama kebijakan ini adalah mengembalikan para pegawai PPPK ke instansi asal tempat mereka mengabdi sebelumnya.

“Kita coba menata ulang, bukan pengurangan tapi redistribusi untuk mengurai kepadatan,” ujarnya.

Banyak tenaga PPPK dari sektor lain, seperti tenaga kependidikan, yang sebelumnya ditempatkan di RSUD karena kendala ketersediaan peta jabatan.

Pemerintah kini berupaya menata kembali posisi mereka agar sesuai dengan latar belakang dan tempat tugas awal saat masih berstatus honorer.

“Proses pengembalian pegawai ke instansi asal tersebut masih menunggu instruksi serta mekanisme resmi dari kebijakan pemerintah pusat,” pungkasnya. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *