KEPRI PENDIDIKAN TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Sebanyak 255 siswa SMA dan SMK dari tujuh kabupaten/kota se-Kepri akan bersaing dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Provinsi Kepri 2026 di Tanjungpinang, mulai Kamis, 23 Juli hingga Sabtu, 25 Juli 2026.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kepri, Andi Agung, menyampaikan bahwa ajang adu kreativitas siswa ini dijadwalkan dibuka langsung oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Menurut Andi, kehadiran Ansar bukan sekadar seremoni pembukaan, melainkan juga untuk membakar semangat para peserta.

“Pembukaannya di Aula Wan Seri Beni pada 23 Juli. Kita akan mengundang Pak Gubernur untuk membuka acara ini, sekaligus memotivasi anak-anak,” kata Andi, Rabu (15/7/2026).

Kreativitas Jadi Fondasi Karakter

FLS3N 2026 mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”.

Bagi Andi, tema ini menegaskan bahwa karakter murid tidak lahir dari ruang kosong, melainkan tumbuh lewat proses kreatif yang mereka jalani.

“Tema ini menegaskan, kreativitas merupakan sarana strategis bagi murid untuk mengekspresikan gagasan, imajinasi, dan identitas diri secara positif,” papar Andi.

*Juara Kabupaten/Kota Berebut Tiket Nasional*
Para peserta yang tampil di panggung provinsi ini merupakan juara FLS3N tingkat kabupaten/kota yang digelar April hingga Mei 2026 di tujuh kabupaten/kota se-Kepri.

Disdik Kepri selanjutnya akan mengirim para pemenang di tingkat provinsi untuk melaju ke ajang nasional.

“Nantinya yang terbaik di tingkat provinsi ini, akan mewakili Kepri di tingkat nasional,” jelas Andi.

Andi berpesan kepada seluruh peserta agar memberikan penampilan terbaik sekaligus menjaga sportivitas. “Pesan saya kepada anak-anak, sportiflah dalam bertanding,” katanya. Ia juga menitipkan pesan khusus kepada dewan juri agar menilai peserta secara profesional dan tidak berpihak. “Para juri bekerjalah dengan profesional, jangan memihak,” tegasnya.

Andi memasang target tinggi untuk kontingen Kepri di level nasional. “Target kita, anak-anak yang nantinya mewakili Kepri di tingkat nasional bisa masuk 10 besar,” katanya.

16 Cabang Lomba Tersebar di 7 Lokasi

FLS3N Tingkat Provinsi Kepri mempertandingkan 16 cabang lomba, yaitu baca puisi, cipta lagu, cipta puisi, desain poster, film pendek, fotografi, instrumen solo gitar, jurnalistik, kreativitas musik tradisi, kriya, komik digital, menulis cerita pendek, menyanyi solo putra, menyanyi solo putri, monolog, dan tari kreasi.

Panitia menyebar arena pertandingan di Aula Wan Seri Beni dan enam sekolah di Tanjungpinang, yakni SMKN 1, SMAN 1, SMAN 2, SMAN 4, SMAN 5, dan SMAN 7.

Berusia 22 Tahun, 3 Kali Berganti Nama

FLS3N merupakan agenda tahunan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), demikian dikutip dari laman Pusat Prestasi Nasional.

Ajang ini bermula dari Jambore Seni Siswa Nasional yang pertama digelar pada 2004, lalu berkembang di Bandung pada 2008 menjadi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang rutin digelar setiap tahun.

Pada 2025, namanya kembali berubah menjadi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).

Kemendikdasmen menggelar FLS3N 2026 untuk mendorong pengembangan bakat dan minat murid di bidang seni budaya. Ajang ini juga menjadi bagian dari Desain Besar Manajemen Talenta Nasional (DBMTN) sebagaimana diamanatkan Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2024. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *