Anggota Komisi XII DPR RI, Irsan Sosiawan. Foto: dokumen Biro Pemberitaan Parlemen.
DPR RI POLITIK

VNews.click, Cilegon – Anggota Komisi XII DPR RI Irsan Sosiawan menekankan pentingnya kesiapan distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke daerah terpencil, terutama wilayah terdampak bencana di Sumatra, menjelang momentum arus mudik dan perayaan Idulfitri.

Menurut politikus Partai NasDem itu, kebutuhan energi di wilayah terpencil dan daerah pascabencana harus menjadi perhatian serius pemerintah dan operator distribusi energi.

Sebab, menjelang Idulfitri terjadi peningkatan konsumsi BBM yang cukup signifikan. “Terutama daerah-daerah yang memang agak terpelosok, seperti wilayah di Aceh dan beberapa bagian Sumatra. Itu harus segera diantisipasi persiapan stok BBM-nya,” kata Irsan, di sela Kunjungan Spesifik Komisi XII ke fasilitas energi di Cilegon, Banten, Rabu (11/3/2026).

Dijelaskannya, lonjakan mobilitas masyarakat saat musim mudik berpotensi meningkatkan konsumsi BBM hingga sekitar 20–30 persen dibandingkan hari biasa.

Kondisi ini membuat kesiapan distribusi energi, terutama ke wilayah yang aksesnya terbatas, menjadi krusial agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Irsan menilai pemerintah bersama pihak terkait saat ini telah mulai melakukan penataan dan persiapan guna memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga.

Namun demikian, ia mengingatkan agar implementasi di lapangan dilakukan secara serius sehingga distribusi energi dapat menjangkau seluruh daerah, termasuk wilayah terpencil.

“Persiapan ini saya lihat sudah dilakukan. Tinggal implementasinya saja harus benar-benar dijaga agar semua yang diharapkan bisa tercapai,” kata Irsan.

Ia juga mengingatkan kenaikan konsumsi BBM menjelang Idulfitri tidak hanya terjadi di daerah tujuan mudik, tetapi juga di jalur distribusi serta wilayah yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama periode libur panjang.

Karena itu, Irsan berharap koordinasi antara pemerintah, operator energi, dan pihak terkait terus diperkuat untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar, khususnya bagi masyarakat di daerah yang terdampak bencana maupun wilayah terpencil di Sumatra.

Dengan langkah antisipatif tersebut, ia optimistis kebutuhan energi masyarakat menjelang Idulfitri dapat terpenuhi tanpa menimbulkan gangguan pasokan di berbagai daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *