Vnews.click, Tanjungpinang – Polda Kepri berkomitmen akan menindak tegas calo tiket transportasi angkutan mudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, baik di pelabuhan maupun di bandara.
Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, mengaku telah mengerahkan personel Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) guna mengawasi sekaligus mencegah aktivitas penjualan tiket angkutan lebaran melalui tangan calo.
“Kami menerima keluhan masyarakat mulai kesulitan mendapatkan tiket, terutama transportasi laut. Saat ini, tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Irjen Asep usai memimpin rapat lintas sektoral persiapan menyambut Idul Fitri di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin (9/3/2026).
Kapolda menekankan agen tiket kapal pelayaran maupun maskapai penerbangan agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, apalagi yang masih kesulitan mendapatkan tiket jelang Idul Fitri.
Ia mengapresiasi pelayanan penjualan tiket transportasi secara online untuk mempermudah masyarakat, namun demikian tidak semua masyarakat bisa mengakses layanan online tersebut, sehingga penjualan tiket secara manual tetap harus dilayani.
“Polri bakal menindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku jika terjadi penyimpangan terkait penjualan tiket, apalagi melalui calo dengan modus mencari keuntungan pada momen lebaran,” ujar Kapolda.
Lebih lanjut Irjen Asep turut mengimbau masyarakat tidak membeli tiket mudik lewat calo, karena biasanya harga tiket dipatok lebih mahal dibanding biasanya, selain berpotensi mendapatkan tiket palsu.
Masyarakat diimbau membeli tiket di loket-loket resmi. Pembelian tiket melalui calo dapat merugikan masyarakat. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

